Showing posts with label Pariwisata. Show all posts
Showing posts with label Pariwisata. Show all posts
โ€˜Bukit Batu Manda Belubusโ€™ Objek Wisata Baru di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat

‘Bukit Batu Manda Belubus’ Objek Wisata Baru di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat

Objek Wisata ini terletak di Belubus/Balubuih, merupakan objek wisata baru yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Belubus atau Balubuih adalah Jorong/Desa di Kenagarian Sei. Talang, Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota.

view dari atas batu manda (https://www.facebook.com/chandra.achulherzt)
‘Bukit Batu Manda Belubus’ Objek Wisata Baru di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat
Batu Manda (@payakumbuhku)

Desa ini terdapat sebuah batu besar dengan ukuran sekitar 10 (panjang) x 5 (lebar) x 10 (tinggi) meter yang disebut Batu Manda. Batu manda sendiri adalah batu tua yang di anggap bersejarah dan memiliki kekuatan mistis di antara batu lainnya yang juga terletak di kawasan bukit batu manda ini seperti Batu Bakoca, Batu Biliak, Batu Manggigia dan Batu Palano .

‘Bukit Batu Manda Belubus’ Objek Wisata Baru di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat
Batu Manda dilihat dari atas (@payakumbuhku)
Batu ini bisa dinaiki atau didaki melalui celah yang terdapat di belakang batu. Batu ini sangat unik, karena letaknya yang berada di puncak bukit dengan ketinggian lebih kurang 550 mdpl. Ini merupakan spot utama yang harus wajib di kunjungi oleh pengunjung, dengan naik diatas batu ini pengunjung dapat melihat keindahan alam yang ada di sekitarnya seperti jajaran perbukitan, pepohonan yang hijau dan sekumpulan rumah penduduk ataupun hanya sekedar berfoto dan rekreasi.
‘Bukit Batu Manda Belubus’ Objek Wisata Baru di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat
Batu Manda dilihat dari udara (youtu.be/CBsVQZymDDE)

view dari celah batu manda (https://www.facebook.com/chandra.achulherzt)
Tempat ini belakangan menjadi perbincangan di media sosial, karena banyak pengunjung yang pernah mengunjungi tempat ini mempostingnya ke media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Youtube dll.

Selain menikmati keindahan alam dari puncak batu manda pengunjung juga dapat menikmati hijau nya air di telaga kecil yang berda tepat di kaki bukit ini. Telaga ini terbentuk karena pengeringan danau yang ada di sini, karena dahulunya telaga ini merupakan danau buatan yang luas pada tahun 90-an, namun dengan berjalan nya waktu danau buatan tersebut berangsur angsur mengering dan kini hanya tersisalah telaga kecil.

‘Bukit Batu Manda Belubus’ Objek Wisata Baru di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat
Telaga kecil (@wandrop)

Untuk mencapai tempat ini pengunjung harus menempuh jarak yang tidak jauh hanya sekitar 15 km dari pusat Kota Payakumbuh atau sekitar 30 menit perjalanan melalui jalan Tan Malaka Kearah Suliki. Tujuan wisata baru ini dapat menjadi referensi baru bagi anda yang ingin refreshing. Tidak afdol kiranya kalau anda liburan ke Sumatera Barat Terutama yang berlibur Ke Kabupaten Lima Puluh Kota kalau tidak mengujungi objek wisata ini .(cs/pyk)

Share ya, demi Kemajuan Wisata yang ada di daerah J


Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Tempat Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Objek Wisata di Bali

Hy,semua ketemu lagi nih dengan admin :D bagaimana kabarnya?Semoga baik-baik saja ya.Ok,kali ini admin akan membawakan info tentang tempat wisata di Bali.Iya,Bali siapa yang tidak kenal Bali coba?.Bali yang merupakan salah satu destinasi terkenal di Indonesia ini mempunyai tempat wisata yang wajib dikunjungi oleh para wisatawan.


1. Ubud



Tempat wisata Ubud sangat terkenal sampai ke manca negara. Karena objek wisata ubud, pusat dari wisata budaya dan kesenian di pulau dewata.

Begitu banyak yang dapat anda lakukan di objek wisata Ubud, seperti Ayung rafting, bersepeda, menonton kesenian Bali juga anda bisa dapatkan di Ubud, seperti:
Menonton tari kecak Ubud.
liburan ke objek wisata ke monkey forest Ubud
Membeli oleh-oleh khas Bali di pasar seni Ubud dan masih banyak lagi yang lainnya.

Mencari hotel tempat anda menginap di Ubud, juga sangat mudah. Mulai dari hotel melati sampai dengan hotel berbintang.

2. Kuta



Mendengar nama tempat wisata Kuta Bali, tentunya anda pasti tahu tentang objek wisata di Bali ini. Salah satu tempat wisata Bali yang paling terkenal dan populer dikalangan wisatawan Indonesia, yang sangat jarang di lewatkan oleh wisatawan, disaat berlibur ke pulau dewata.

Pantai Kuta Bali, menawarkan pantai pasir putih bersih, yang terbentang sepanjang 7 kilometer.

Banyak hal yang dapat anda lakukan di objek wisata kuta Bali, seperti, bermain di pantai pasir putih, melihat matahari terbenam di sore hari. Jika anda menyukai pertunjukan seni, anda dapat berkunjung ke Kuta Theater.

Bagi anda yang sedang berlibur dengan anak-anak, tentunya mengunjungi Waterbom Bali, akan membuat anak-anak sangat senang.

3. Nusa Dua



Obyek wisata Nusa Dua Bali adalah tempat wisata yang berada di ujung tenggara pulau dewata, dan merupakan kawasan hotel bintang lima, yang sering digunakan sebagai tempat konfrensi international.

Objek wisata Nusa Dua Bali, memiliki pantai pasir putih yang tidak kalah dengan pantai Kuta. Salah satu aktivitas wisata yang dapat dilakukan di kawasan wisata Nusa Dua adalah menonton pertunjukan seni Devdan Show.

4. Seminyak



Hal yang membuat wisatawan berlibur ke objek wisata Seminyak, seperti tersedianya butik mewah standar international, restoran berkelas dan tersedianya fasilitas private villas. Tentunya objek wisata Seminyak, juga memiliki pantai pasir putih, yang menawarkan pemandangan matahari terbenam.

5. Sanur



Awal perkembangan pariwisata di Bali selatan dimulai dari objek wisata Sanur. Sanur merupakan tempat wisata di Bali yang wajib dikunjungi, karena sangat disukai wisatawan Indonesia yang menginginkan tempat wisata yang lebih tenang dan tidak ramai.

Obyek wisata Sanur Bali juga menawarkan pantai pasir putih, tetapi anda tidak akan dapat melihat matahari terbenam di objek wisata Sanur. Melainkan matahari terbit yang akan anda dapat lihat disini.

Air laut yang tenang dan pemandangan bawah laut yang masih alami, membuat pantai Sanur favorit wisatawan Indonesia untuk melakukan aktivitas yang disebut dengan nama seawalker Sanur.

6. Tanjung Benoa



Tanjung Benoa salah satu kawasan wisata favorit wisatawan domestik. Penyebabnya, objek wisata Tanjung Benoa merupakan pusat wisata bahari di Bali atau lebih dikenal dengan namawatersport Tanjung Benoa dan memiliki pasir putih dengan air laut yang tenang.

Selain itu, di kawasan wisata Tajung Benoa Bali juga tersedia banyak hotel murah dan hotel mewah. Tempat makan di Tanjung Benoa juga sangat mudah untuk di cari, mulai dari warung makan dengan harga murah sampai restoran standar internasional.

7. Legian



Objek wisata Legian, sangat dekat lokasinya dengan objek wisata pantai Kuta. Kawasan tempat wisata Legian Bali, menawarkan hal yang hampir sama dengan obyek wisata Kuta, hanya saja pantai Legian lebih sepi dibandingkan dengan pantai Kuta Bali.

8. Jimbaran



Jimbaran salah satu tempat wisata di Bali, yang mengalami perkembangan sangat pesat saat ini. Memiliki pantai pasir putih dan sangat terkenal akan hidangan seafood bakar khas Jimbaran Bali.

Untuk mencari hotel murah di tempat wisata Jimbaran, agak sedikit susah. Sebagian besar hotel dikawasan obyek wisata Jimbaran adalah hotel bintang tiga sampai bintang lima.

9. Ungasan & Pecatu



Desa Unggasan dan Desa Pecatu, lokasinya berdekatan satu sama lain. Kedua kawasan wisata ini, menawarkan objek wisata pantai pasir putih, seperti:
Pantai Dreamland.
Pantai Pandawa.

Pantai Pandawa merupakan tempat wisata di Bali terbaru, dan banyak mendapat kunjungan dari wisatawan Indonesia, walaupun sudah sering berlibur ke Bali. Selain itu, jika anda pernah mendengar nama GWK Bali (Garuda Wisnu Kencana), lokasi wisata tempat wisata GWK juga terdapat di desa Ungasan.

10. Tanah Lot




Tanah Lot, salah satu tempat terbaik di Bali, jika anda menginginkan untuk melihat pemandangan sunset di sore hari.

11.Pantai Pandawa



Pantai Pandawa adalah salah satu kawasan wisata di area Kuta selatan, Kabupaten Badung, Bali. Pantai ini terletak di balik perbukitan dan sering disebut sebagai Pantai Rahasia (Secret Beach). Di sekitar pantai ini terdapat dua tebing yang sangat besar yang pada salah satu sisinya dipahat lima patung Pandawa dan Kunti. Keenam patung tersebut secarara berurutan (dari posisi tertinggi) diberi penejasan nama Dewi Kunti,Dharma Wangsa, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sahadewa.

Selain untuk tujuan wisata dan olahraga air, pantai ini juga dimanfaatkan untuk budidaya rumput laut karena kontur pantai yang landai dan ombak yang tidak sampai ke garis pantai. Cukup banyak wisatawan yang melakukan paralayang dari Bukit Timbis hingga ke Pantai Pandawa.

12.Pantai Dreamland




Pantai Dreamland adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di sebelah selatan Bali di daerah bernama Pecatu. Pantai Dreamland dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi, dan dikelilingi batu karang yang lumayan besar di sekitar pantai. Lokasi pantai ini berada dalam kompleks Bali Pecatu Graha (Kuta Golf Link Resort) yaitu sekitar 30 menit dari pantai Kuta.

Pantai Dreamland sendiri hampir mirip dengan pantai Kuta. Pasir putih dan celah karang yang terjal menjadi pemandangan yang begitu memikat mata untuk dipandang. Lokasi berpasir putih bersih di pantai sempit tepat di bawah dinding karang curam cocok untuk menikmati matahari tenggelam atau sekadar menyaksikan atraksi para peselancar. Ombaknya yang tinggi dan besar banyak diminati oleh para penggemar olahraga selancar air (surfing), bahkan Dreamland sudah dijadikan semacam surfing spot baru untuk kawasan Bali.

13.Taman Nasional Bali Barat




Taman Nasional Bali Barat terletak di bagian barat dari pulau Bali di Indonesia. Taman nasional ini mempunyai luas 77,000 hektar, yang kira-kira meliputi 10% dari luas daratan pulau Bali.

Taman Nasional Bali Barat terdiri dari berbagai habitat hutan dan sabana. Di tengah-tengah taman ini didominasi oleh sisa-sisa empat gunung berapi dari zaman Pleistocene, dengan gunung Patas sebagai titik tertinggi di tempat ini.

Sekitar 160 spesies hewan dan tumbuhan dilindungi di taman nasional ini. Hewan-hewan seperti Banteng, Rusa, lutung, kalong dan aneka burung. Taman Nasional Bali Barat merupakan tempat terakhir untuk menemukan satu-satunya endemik Bali yang hampir punah, Jalak Bali di habitat aslinya.

14.Pantai Lovina


Pantai Lovina atau Lovina terletak sekitar 9 Km sebelah barat kota Singaraja, ini merupakan salah satu objek wisata yang ada di Bali Utara. Wisatawan baik asing maupun lokal banyak yang berkunjung ke sana, selain untuk melihat pantainya yang masih alami, juga untuk melihat ikan lumba-lumba yang banyak terdapat di pantai ini. Dengan menyewa perahu nelayan setempat, kita dapat mendekati lumba-lumba. Berbagai penginapan mulai dari Inn hingga Cottages tersedia dengan harga yang sangat terjangkau.

Itu,tadi adalah 14 objek wisata di pulau Bali yang wajib kalian kunjungi jika berwisata ke Bali.Sekian dari admin dan jangan lupa tinggalkan komentar kalian.Terima Kasih


Mengenal Kampung Lukis Jelekong Baleendah Bandung

Mengenal Kampung Lukis Jelekong Baleendah Bandung

Kampung Lukis Jelekong

Hy,ketemu lagi dengan admin setelah hampir 1 minggu tidak ngepos akhirnya bisa ngepos lagi kali ini admin akan memberikan info tentang Kampung Lukis Jelekong yang ada di Jawa Barat.Ok,langsung saja ini dia Kampung Jelekong

Kampung Seni Budaya Jelekong terletak di Kelurahan Jelekong, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.



Seakan mirip Ubud Bali yang menjadi gudang seniman handal dari seniman Giriharja Jelekong terkenal sebagai seniman wayang golek, seni lukis, serta sejumlah kesenian lainnya seperti sisingaan, jaipongan, pencak silat, dan lainnya.




Desa wisata Jelekong pastinya terkenal sebagai tempat pelukis handal di Bandung. Keahlian melukis pada penduduk Jelekong diwariskan secara turun temurun dari seniman lukis, Odin Rohidin. Dari Odin Rohidin inilah kemudian terbentuk kampung pelukis di Bandung. Saat ini hampir sekitar dua ratus kepala keluarga di Jelekong yang bisa hidup berkecukupan dengan produksi lukisan-lukisan itu. Harga lukisan dari Jelekong kebanyakan cukup murah, namun tetap memiliki kualitas yang tidak kalah dengan lukisan mahal. Seringkali pelukis Jelekong membuat lukisan yang sesuai dengan selera pasar. Karena itu inovasi dan kreasi tetap menjadi modal utama dari para pelukis Jelekong.

Giriharja




Giriharja terletak di Jl. Giriharja Rt 01/01, Kelurahan Jelekong, Kecamatan Baleendah, Kabupan Bandung. Lokasinya tidak jauh dari kantor kelurahan, yakni sekitar 500 meter dari kantor kelurahan.

Giri Harja merupakan nama tempat yang didirikan oleh Dalang Abah Sunarya (alm) pada tahun 1920-an, terutama dengan melestarikan dan mengembangkan seni pertunjukan Wayang Golek Sunda, yang bisa disebutkan ‘paradigma’ kebudayaan Sunda.



Di dalam media, keluarga seni Giri Harja juga dianggap sebagai ‘Dinasti Sunarya’. Sampai sekarang, di Giri Harja sudah ada empat generasi seniman, Dalang dan Nayaga. Di antaranya ada juga Tokoh Budaya yang terkenal dan terpopuler , seperti Dalang H.Asep Sunandar Sunarya, Dalang H. Ade Kosasih Sunarya (alm.), dan lainnya.

Wayang merupakan kesenian yang khas di Indonesia khususnya di pulau Jawa. Isinya menggambarkan perbuatan baik dan buruk. Ada dua jenis wayang yaitu Wayang Kulit dan Wayang Golek. Wayang Kulit merupakan wayang dua dimensi juga sering dikenal sebagai boneka bayang-bayang. Wayang Kulit lebih populer di sekitar Jawa Tengah hingga Bali.



Wayang Golek adalah boneka kayu tiga dimensi dan berasal dari Jawa Barat. Permainan Wayang Golek pada umumnya mulai pada senja hingga subuh, para penonton bebas menyaksikan sesuka hatinya. Orang yang memainkan Wayang Golek disebut Dalang. Ada dua jenis cerita yang disajikan dalam pertunjukan Wayang Golek yaitu cerita Mahabarata dan cerita Ramayana. Tokoh-tokoh yang ada dalam cerita pewayangan yaitu Rama, Sinta, Anoman, Rahwana, Gatot Kaca Pandawa Lima, dan lainnya. Setiap tokoh wayang memiliki kar akter masing-masing. Wayang Golek terdiri dari bagian-bagian yang dapat dipisahkan.

Wayang Golek memiliki ukiran yang sempurna, dengan warna yang indah dan mencolok. Pakaian Wayang Golek dihiasi dengan manik-manik dan batik. Beberapa Wayang Golek mempunyai sayap dari kulit yang diukir dan dicat. Pembutan Wayang Golek diukir dengan tangan sehingga terlihat unik. Pengrajin wayang menggunakan bulu dari kelinci untuk memperoleh bentuk dan detil rambut yang sangat baik.



Paket Seni Budaya Giriharja


Para seniman-seniman Giri Harja, menyediakan berbagai Seni Budaya, Kerajinan dan Cindramata (Suvenir) yang dapat dipentaskan di berbagai acara sebagai berikut :


Wayang golek : Pertujukan atau atraksi, demo pembuatan wayang dan merakit wayang (system pembelajaran atau satu paket) 
Upacara Adat 3. Kecapi suling 
Jaipongan 
Degung 
Kliningan 
Pop Sunda 
Pencak silat 
Rampak Dalang Bocah cilik atau Tunggal 
Kerajinan Wayang Golek dan Cindramata (suvenir)Kampung Pelukis



Sepanjang jalan utama Jelekong, akan disuguhkan ratusan kanvas pada kanan dan kiri jalan. Ada sekitar dua puluh galeri di sepanjang jalan ini. Bau cat yang masih basah langsung tercium saat kita memasuki kampung ini. Ada sekitar enam ratus pelukis yang menghasilkan karyanya di Jelekong. Setiap pelukis ini tentu memiliki ciri khas masing-masing dalam setiap karyanya. Hal ini tentu bukan hal yang aneh lagi warga kampung pelukis di Bandung ini.



Beberapa lukisan khas dari Jelekong adalah lukisan tentang panorama pedesaan, adu ayam, buah-buahan, pacuan kuda, ikan koi, dan kereta kencana. Karya lukisan ini tidak hanya dipasarkan di Bandung, namun sudah merambah luar kota, seperti Bogor, Semarang, dan Bali, bahkan sampai ke luar negeri, seperti Arab Saudi dan Malaysia. Beberapa galeri di Bandung memajang lukisan dari Jelekong dengan harga yang lumayan tinggi. Banyak warga Jelekong yang memang menggantungkan penghidupannya dari penjualan lukisan-lukisan.



Satu lukisan pemandangan di atas kanvas dengan ukuran 135 cm x 40 cm dihargai bervariasi mulai dari Rp. 150.000,00. Mahal tidaknya lukisan sangat tergantung dengan besarnya lukisan, tingkat kesulitan, serta cat yang dipakai. Lukisan dijual dari harga ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah. Kita bisa menjumpai karya-karya dari pelukis Jelekong di sepanjang Jalan Braga. Di sepanjang jalan ini kita akan menjumpai lukisan-lukisan dipajang di trotoar. Anda bisa juga langsung mengunjungi Jelekong, yang berada di kawasan Baleendah. Selain wisata budaya, ada berbagai tempat wisata lain di sekitar Jelekong, seperti Goa Landak, Curug Batukarut, dan Curug Cangkring.

Wisata Alam


Di Desa Wisata Jelekong Anda juga dapat menemukan situs alam seperti Goa Landak, Curug Cangkring, dan Curug Batukarut.

Akses


Desa Jelekong berada di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Letaknya kurang lebih berjarak 12 km dari Kota Bandung, tepat di ruas sebelah kanan jalan raya Bandung - Majalaya. Desa Jelekong merupakan wilayah kelurahan yang wilayahnya terbagi menjadi 27 Rukun Warga. Akses jalan menuju Desa Wisata Jelekong Baleendah rusak sepanjang 600 meter di Kampung Margaluyu RW 14

Galeri Kampung Jelekong:








Itu,tadi adalah sekilas tentang Kampung Jelekong ada yang berniat kesana?

Pulau Bintan,Pulau yang Indah di Indonesia

Pulau Bintan,Pulau yang Indah di Indonesia

Pulau Bintan

Hy,semua ketemu lagi nih dengan admin kali ini admin akan membahas tentang Pulau Bintan yang ada di Kepulauan Riau.Langsung saja ini dia pesona Pulau Bintan.

Sebelum,membahas lebih jauh tentang Pulau Bintan ada informasi sedikit dari Wikipedia tentang Pulau Bintan
Pulau Bintan adalah pulau di provinsi Kepulauan Riau, di mana terdapat Kota Tanjungpinang, Ibu kota Provinsi Kepulauan Riau. Di Pulau ini memiliki tiga Pemerintahan, Pemerintah Kota Tanjungpinang yang terletak di Senggarang, Pemerintah Kabupaten Bintanterletak di Bandar Seri Bintan, serta Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau di Pulau Dompak (Tanjungpinang). Pulau ini berdekatan dengan negara Singapura.
Bintan adalah pulau terbesar di Kepulauan Riau, yang terdiri dari hampir 3.000 pulau besar dan kecil, terbentang di sebrang Singapura dan Johor Baru, Malaysia. Pulau ini melebar dari Malaka ke Laut Cina Selatan. Tanjungpinang merupakan ibu kota provinsi ini, terletak di pantai barat selatan Bintan. Secara strategis terletak di semenanjung selatan Malaysia di mulut Selat Malaka, kepulauan Riau, dahulu pada abad pertama masehi, merupakan tempat favorit bagi kapal dagang India dan Cina.
Itu tadi adalah informasi singkat tentang Pulau Bintan.Ok,sekarang kita akan membahas pesona Pulau Bintan

1. Keeksotisan batu-batu granit di Pantai Trikora




Merupakan pantai dengan garis panjang di pesisir timur Pulau Bintan. Berjemur di pinggir pantai sambil memandang ke laut lepas sambil berandai-andai dan menikmati sepoi-sepoi angin pantai, atau Anda juga bisa menyewa pondok-pondok kecil untuk berteduh dari matahari.

Saat air laut pasang dan diterpa matahari, akan terlihat beling-beling pasir di tengah laut. Meskipun Pantai Trikora menjadi pantai yang indah, namun pantai ini dibayang-bayangi ancaman yang berasal dari limbah oli atau minyak sisa-sisa kapal disekitar Pulau Bintan.

2. Pantai Lagoi, miniatur Singapura bercita rasa Bali




Pantai Lagoi disebut-sebut sebagai miniaturnya Singapura. Karena, untuk berkunjung ke sini, Anda harus membayar dengan mata uang dollar. Batu-batu granit masih menjadi penghias pantai di kawasan wisata Pulau Bintan. Pantai Lagoi begitu mirip dengan pantai di Pulau Bali dimana fasilitas yang tersedia hampir sana di pantai-pantai di Bali. Seperti diskotik, spa, lapangan golf, dan resort-resort. Pantai Lagoi berhadapan langsung dengan Singapura dan Malaysia.


3. Pulau Penyengat, bangunan sisa-sisa peninggalan Kesultanan Johor



Di Pulau Penyengat, berdiri dengan megah sebuah Masjid Raya Sultan Riau dengan pembangunan masjid yang memakan waktu hingga 40 tahun. Inilah masjid dengan keunikan yang tidak ada di tempat lain. Dinding masjid dibuat dengan perekat putih telur. Bangunan masjid berwarna kuning dan hijau ini bahkan sudah terlihat dari jauh sewaktu dari perahu sebelum mendekati pulau.

4. Vihara Avalokitesvara, vihara terbesar di Asia Tenggara




Pulau Bintan memiliki keturunan warga Tionghoa Terbanyak di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan adanya salah satu vihara yang menjadi salah satu vihara terbesar di Asia Tenggara. Saat memasuki vihara Anda akan disambut oleh belasan patung budha yang berdiri di samping kanan dan kiri. Yang menjadi vihara ini istimewa adalah adanya patung Dewi Kuan Yin di dalam ruangan dengan berat 40 ton dan berlapis emas 22 karat. Vihara ini juga memiliki bagunan yang megah dengan taman indah yang bisa digunakan untuk lari-larian.

5. Keindahan waduk di Bintan Resort jadikan tambah keseruan liburan di Pulau Bintan




Terdapat sebuah waduk besar di Pulau Bintan dengan ukuran 14,7 kilometer. Inilah waduk terbesar di Pulau Bintan yang mampu menampung berjuta-juta meter kubik air. Bahkan, air-air ini sanggup menenggelamkan satu desa beserta isinya. Waduk ini juga digunakan untuk memasok kebutuhan air minum.

Pengelola begitu serius untuk memaksimalkan wisata Pulau Bintan ini. Salah satu buktinya adalah waduk terbesar ini tidak dibiarkan begitu saja tanpa daya guna lain. Pengelola setempat menggunakan waduk tersebut untuk wisata olahraga memancing, mendayung, atau bermain kayak. Ini akan menjadikan keseruan lebih jika Anda berlibur dengan kerabat atau dengan teman-teman di Pulau Bintan. Tinggal di Bintan resort dengan fasilitas lengkap, saat malam hari bisa berpesta barbeque di halaman, atau Anda pun bisa mengunjungi habitat rusa untuk bercengkerama dan bermain bersama mereka. Ah, liburan Anda akan semakin mengesankan.

6. Sensasi menjelajah hutan Mangrove




Menyusuri sungai yang hijau dan berkelok diantara pemandangan mangrove di kanan kiri membuat otak terasa tenang. Suara air menambah ritme segar yang menuju ke alam bawah sadar. Selain mangrove yang bisa Anda lihat, beberapa hewan seperti monyet, burung, ular akan Anda lihat sesekali muncul dari dedaunan mangrove. Boat ini siap mengantar Anda berkeliling menyusuri hutan mangrove dengan melewati sungai berkelok berwarna hijau akibat lumut.

7. Susuri budaya lokal di Desa Sri Bintan dan Desa Nelayan Tradisional


Untuk mengenal lebih dekat dengan desa-desa di Pulau Bintan tidak mudah. Karena desa-desa di Pulau Bintan memiliki keunikannya masing-masing yang membuat pengunjung ingin menelisik lebih dalam lagi. Masyarakat Pulau Bintan yang masih berbudaya Melayu, memiliki tradisi yaitu menyanyi. Hampir disetiap acara masyarakat, menyanyi menjadi agenda wajib.

Desa Sri Bintang, yang menjadi andalan dari desa ini adalah adanya kerajinan tangan berbahan dasar pandan dan wisata perkebunaan karet. Di Sri Bintan, Anda juga bisa menikmati trekking Gunung Sri Bintan yang hanya memiliki ketinggian 2000 mdpl. Trekking ini jauh lebih santai karena gunung ini lebih mirip seperti bukit. Ada juga wisata blacksmith tour. Wisata ini terkesan biasa karena berkaitan dengan proses pembuatan golok, pisau dan sejenisnya. Tapi Anda akan menemukan hal baru di sini.

Desa Berakit atau desa nelayan tradisional, inilah desa yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai nelayan. Sebelum mereka menetap di rumah bedeng, rumah panggung berdinding dan berlantai kayu dan terletak di pinggir-pinggir pantai, mereka tinggal di atas perahu. Makan, minum, tidur, dan segala aktivitas dilakukan di atas perahu.
Untuk,mengetahui desa-desa unik di Indonesia klik link berikut"Desa-desa unik yang ada di Indonesia"

8. Bermain golf di pulau tropis yang menawan


Menginap di resort-resort di Pulau Bintan, sayang sekali jika melewatkan untuk bermain golf. Laguna Bintan Golf Club, adalah salah satu fasilitas yang perlu Anda coba. Pulau Bintan terkenal sebagai surganya penikmat golf. Mengapa? Karena selain mendapat harga yang terjangkau, bonus dari bermain golf di sini adalah keindahan Pulau Bintan sebagai pulau tropis. Bermain golf sambil menikmati pemandangan pantai langsung, sungguh menjadi pengalaman tersendiri. Banyak wisatawan dari Jakarta, Singapura, datang ke Pulau Bintan untuk berlibur dan berelaksasi sejenak dari rutinitas pekerjaan.

9.Desa Berakit




Salah satunya Desa Berakit, sebelumnya Aku pernah menulis sebuah artikel dengan keindahan desa ini dikarenakan mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai nelayan tradisional. Sungguh terkagum diriku saat melihat mereka menggunakan alat tangkap tradisional “bubu” serta perahu kecil untuk menangkap berbagai macam ikan.

Hal menarik lainnya yaitu masih ada masyarakat suku laut yang tinggal di Berakit ini. Konon katanya, sebelum menetap di rumah bedeng seperti gambar diatas, mereka tinggal di atas perahu. Mereka tinggal, makan, minum, dan beraktivitas di atas perahu dan mengandalkan laut sebagai sumber penghidupannya. 

Satu hal lagi, saat ini di Berakit sedang dibangun dermaga pelabuhan skala internasional sehingga akan banyak wisatawan yang melewati desa ini.

Iya,itu tadi adalah tentang Pulau Bintan.Ada yang berminat ke sana?

"Indonesia Bagus"

Mengenal Kampung Dolanan Nusantara Magelang

Mengenal Kampung Dolanan Nusantara Magelang

Kampung Dolanan Magelang


    Hy semua....... apa kabar kah ? baik-kah ? atau apa-kah ?
Sekarang mari kita kupas kampung unik di Indonesia. Kita akan membahas kampung dolanan yang terdapat di Magelang. Kampung dolanan ? ya....  dari pada penasaran, langsung saja.



Letak Kampung Dolanan Magelang

    Desa ini terletak Desa Sodongan, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Jadi, jika kalian lagi jalan-jalan ke Magelang kalian wajib mengunjungi desa ini


Mengenal Kampung Dolanan Nusantara


    Suasana di Kampung ini sangat menenangkan hati. Bagaimana tidak, ketika Aangin berhembus menggoyangkan rerimbunan daun, yang menyebabkan sinar matahari bergerak-gerak menari.

    Kampung dolanan ini dijaga oleh seorang Lurah, yang bernama Abbet Nugroho. Kampung ini adalah Kampung alternatif yang berisi Banyak permainan tradisional seperti egrang, gerobak sodor, kucing-kucingan, dan masih banyak lagi. Di desa ini tidak hanya disuguhkan satu permainan saja, tetapi puluhan atau mungkin ribuan permainan


Kampung Dolanan Nusantara suguhkan warisan Nenek Moyang


    Permainan Tradisional tidak hanya menjadi keunikan saja tetapi juga dapat menumbuhkan sosial. Kita lihat saja, anak-anak zaman sekarang lebih suka bermain Playstation atau Video Game, ya memang mereka mendapatkan beberapa manfaat seperti bisa berbahasa Inggris dan menguasai IPTEK. Tetapi, mereka tidak dapat bersosialisasi dan berkreativitas.

*************

"Ayo lestarikan permainan Tradisional, sebagai  warisan Leluhur Nenek Moyang kita "





Pesona Kampung Laut Cilacap

Pesona Kampung Laut Cilacap

Kampung Laut Cilacap

Hy,ketemu lagi dengan admin setelah sebelumnya admin membahas tentang Kampung Dolanan Pandes sekarang adminakan membahas tentang Kampung Laut yang ada di Cilacap.Ingin tahu tentang pesona Kampung Laut Cilacap simak artikel ini.


Tentang Kampung Laut

Kampung Laut adalah sebutan untuk seluruh pemukiman yang berada di Segara Anakan, yaitu kawasan perairan yang terletak di antara daratan Cilacap sebelah Barat dengan Pulau Nusakambangan.

Sejarah dan Pola Pemukiman di Kampung Laut
Menurut cerita rakyat yang sampai sekarang masih dipercaya kebenarannya oleh masyarakat setempat. Penduduk asli Kampung Laut adalah anak keturunan dari para prajurit Mataram. Para prajurit Mataram pada waktu itu datang ke daerah Kampung Laut untuk mengamankan daerah perairan Segara Anakan dari gangguan bajak laut orang Portugis. Para prajurit itu dipimpin oleh empat orang wiratamtama, yaitu yang bernama Jaga Playa, Jaga Praya, Jaga Resmi dan Jaga Laut. Berkat kesaktian dari para wiratamtama itu maka perairan Cilacap dan Segara Anakan akhirnya aman, bebas dari gangguan bajak laut.

Setelah keadaan aman, ternyata para wiratamtama dan anak buahnya itu tidak mau kembali ke pusat kerajaan Mataram, melainkan tetap tinggal di kawasan Cilacap dan sekitarnya misalnya Jaga Playa dan Jaga Praya kemudian bermukim di daerah yang sekarang disebut Klapalima, sementara itu Jaga Resmi dan Jaga Laut memilih tinggal di Pulau Nusakambangan. Jaga Resmi bermukim di daerah yang kini disebut Legok Pari, sedangkan Jaga Laut bertempat tinggal di Gebang Kuning atau yang sekarang lebih dikenal dengan nama Kembang Kuning.

Ketika supremasi Kerajaan Mataram makin melemah dan akhirnya dikuasai oleh pemerintah Hindia Belanda, banyak daerah yang tadinya merupakan daerah kekuasaan Mataram, beralih menjadi kekuasaan Hindia Belanda. Demikian Cilacap dan Nusakambangan waktu itu juga di bawah kekuasaan Pemerintah Hindia Belanda dipilih untuk pembuangan orang-orang yang dianggap melanggar hukum dan kekuasaan pemerintah Hindia Belanda.

Para narapidana yang ada di Nusakambangan waktu itu belum diurus dengan baik oleh pemerintah Hindia Belanda, sehingga tidak sedikit dari mereka yang mengganggu penghuni-penghuni Pulau Nusakambangan sebelumnya, yaitu anak-anak keturunan Jaga resmi dan Jaga Laut dan anak buahnya. Karena itu mereka lalu menyingkir dari Pulau Nusakambangan, dan membuat rumah-rumah tempat tinggal mereka di laut Segara Anakan. Di Segara Anakan ini kemudian berdiri kelompok-kelompok pemukiman yang berupa kumpulan rumah tinggal, rumah tinggal yang berujud rumah panggung. Sejalan dengan perkembangan jaman, masing-masing kelompok perumahan itu makin berkembang, sehingga akhirnya membentuk sesuatu kampung. Kampung-kampung seperti itu tersebar di kawasan Segara Anakan. Karena kampung-kampung itu berada di perairan laut ( Segara Anakan ), maka kemudian disebut Kampung Laut. Nama lain dari Kampung Laut adalah Bejagan atau Pejagan. Nama ini juga terkait dengan cerita diatas, bahwa Segara Anakan adalah tempat para prajurit kerajaan Mataram melakukan penjagaan agar daerah ini aman, bebas dari gangguan para bajk laut.

Pada masa kemerdekaan, beberapa perkampungan yang saling berdekatan bergabung menjadi suatu kelurahan atau desa. Secara administratif Kampung Laut sekarang terbagi menjadi tiga wilayah desa, yaitu Ujungalang, yang terletak di Selatan, Ujunggagak atau Karanganyar disebelah barat dan Panikel yang berada di Sebelah Utara.

Hingga tahun 1970 an sampai awal tahun 1980 an rumah-rumah tempat tinggal di Kampung Laut masih berupa rumah panggung. Rumah-rumah itu wujudnya seperti rumah-rumah Jawa pada umumnya, yaitu berbentuk segi empat dengan atap model Kampung Srotong atau Limasan, dibangun di atas tiang-tiang kayu tancang. Tinggi tiang-tiang penopang ini berkisar antara 4 hingga 7 meter, yang ditancapkan ke dasar laut pada waktu air surut. Kerangka rumah umumnya terbuat dari kayu tancang, yang waktu itu mudah didapat di hutan-hutan bakau. Ada juga yang menggunakan balok atau papan kayu laban atau jenis kayu yang lain yang dapat diperoleh dari Nusakambangan. Lantai dan kerangka atap (kaso dan reng) umumnya juga dari kayu tancang, yang berukuran kecil dan lurus-lurus. Dinding rumah cukup bervariasi. Ada yang terbuat dari papan kayu atau gebyok, ada yang terbuat dari bamboo yang dianyam, atau ada pula yang berupa welit atau kajang, yaitu anyaman daun nipah. Atap umumnya berupa welit daun nipah atau seng. Atap genteng tidak disukai karena berat. Pola letak perumahan umumnya berderet memanjang. Bila ada dua deret, maka rumah-rumah yang ada di deret yang satu, akan dibangun menghadap pada deret yang lain, dan diantara dua deret rumah itu ada jalur jalan seperti jembatan, yang juga terbuat dari kayu. Suatu kampung dapat terdiri dari 4 deret rumah atau lebih.


Menjelang tahun 1980-an rumah-rumah panggung seperti tersebut di atas makin menghilang. Penyebabnya, kecuali orang makin sulit mendapatkan kayu tancang atau kayu-kayu jenis lain yang dipandang baik untuk bangunan rumah, juga makin cepatnya laju pendangkalan laut sebagai akibat dari sedimentasi Lumpur yang setiap saat ditumpukkan oleh sunga0sungai yang ada di sebelah Utara Segara Anakan. Menghadapi situasi yang demikian itu, ada orang yang tidak mengganti tiang-tiang penopang rumahnya yang rusak dengan kayu, emalinkan kemudian meguruk kolong rumah panggungnya dengan tanah yang diambil dari Nusakambangan atau memanfaatkan tanah timbul. Sedikit demi sedikit, kolong rumah yang tadinya berupa ruangan yang berair, makin terisi dengan tanah. Akhirnya seluruh kolong rumah terisi dengan tanah. Keberhasilan menguruk kolong-kolong rumah itu kemudian ditiru oleh seluruh warga kampung. Bahkan kolong-kolong jembatan yang untuk jalan, secara gotong royong juga diurug, sehingga akhirnya seluruh areal tempat pemukiman itu menjadi daratan. Dewasa ini sudah sulit untuk mendapatkan rumah panggung yang berdiri di atas air laut.

Bentuk atau model bangunan rumahpun banyak yang berubah, berganti dengan bentuk atau model rumah-rumah modern sebagaimana yang terdapat di kota-kota. Bahan-bahan bangunan rumah tidak lagi didominasi oleh bahan kayu. Bahan kayu umumnya hanya untuk kerangka atap dan kusen-kusen. Lantai yang dulu kayu sekarang telah diganti dengan semen atau keramik. Demikian pula dindingnya. Atap yang dulu berupa seng atau welit, sekarang umumnya berupa genteng dari tanah liat.

Walaupun dalam bentuk dan bahan bangunan rumah telah banyak mengalami perubahan, tetapi dalam pola tata letak perumahan, terutama di pemukiman-pemukiman yang penghuninya yang bermata pencaharian sebagai nelayan, masih banyak yang mengikuti pola lama. Seperti telah disebutkan diatas, pola tata letak perumahan model lama adalah pola berderet. Dalam satu deret rumah-rumah menghadap kea rah yang sama. Dihadapan rumah-rumah itu ada jalan umum. Jalan ini juga akan menajdi patokan untuk menghadapkan rumah-rumah yang berada di deret di hadapannya, sehingga terbentuk pola tata letak perumahan dua deret dimana tengahnya terbentang jalur jalan umum.

Untuk kepentingan kemudahan tranportasi air, dibelakang rumah-rumah yang berderet itu dibuat saluran air atau parit yang menghubungkan pemukiman itu ke laut. Dermaga-dermaga kecil terletak dibelakang rumah-rumah tinggal. Jadi kalau jalan darat berada di antara dua deret rumah yang saling membelakang (Ungkur-ungkuran, red : Bahasa Jawa ).

Kondisi Geografis dan Ekologis Kampung Laut

Secara geografis posisi Kampung Laut atau Segara Anakan berada di sebelah Barat Kota Cilacap. Untuk menuju ke daerah itu kita dapat menggunakan perahu motor atau compreng, angkutan umum dari pelabuhan Sleko Cilacap. Untuk sampai di desa terdekat, yaitu Ujungalang, memakan waktu sekitar satu hingga dua jam.

Segara Anakan itu sendiri adalah suatu laguna yang dalam hubungannya dengan Samudera Hindia dipisahkan oleh pulau Nusakambangan. Akibat dari adanya Pulau Nusakambangan itu maka, keganasan ombak Samudera Hindia menjadi terhalang, sehingga keadaan perairan di Segara Anakan relatif tenang. Air laut Samudera Hindia masuk ke laguna ini melalui plawangan atau pintu selat Nusakambangan baik yang ada di ujung Timur maupun di ujung Barat. Di Segara Anakan, air laut Samudera Hindia itu bertemu dengan air tawar yang ditumpahkan oleh sungai-sungai yang mengalir dari daratan tinggi disebelah Utara, misalnya sungai Citandui, sungai Cibeureum, sungai Cikonde, sungai Cemeneng, dan lain-lain. 


Sungai-sungai tersebut, kecuali memasok air tawar, juga terlebih pada waktu musim penghujan menumpahkan Lumpur-lumpur hasil erosi tanah daratan, ke Segara Anakan. Akibatnya, Segara Anakan makin hari makin bertambah dangkal. Di sana-sini kemudian muncul tanah timbul atau mud island. Ditanah timbul itu kemudian tumbuh tumbuhan dari jenis-jenis Mangrove. Kalau dulu sebelum tahun 1970-an desa Panikel yang berada di ujung Utara orang memandang ke Selatan, akan melihat secara jelas hutan di pulau Nusakambangan. Dari desa Panikel orang juga dapat melihat desa-desa lain seperti Muara Dua, Karanganyar, Majingklak, dan lain-lain. Tetapi sekarang tidak lagi dapat dilihat, karena pemandangan telah terhalang oleh hutan-hutan mangrove yang tumbuh di areal-arela tanah timbul.


Tanah timbul adalah daratan baru yang terbentuk karena tingginya laju sedimentasi di Segara Anakan. Setiap saat, lebih-lebih pada musim penghujan, sungai-sungai yang bermuara di Segara Anakan selalu mengangkut Lumpur dari hasil erosi di daratan di sebelah Utara. Akibatnya, perairan Segara Anakan makin dangkal dan beberapa tempat dangkalan ini berubah menjadi daratan. Disinilah kemudian timbul hutan-hutan Mangrove. 


Hutan Mangrove di Segara Anakan tergolong mempunyai diversitas vegetasi yang tinggi. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Pusat Studi Asia Pasifik (PSAP) UGM tahun 2001 – 2002, menunjukan bahwa di suatu kawasan hutan Mangrove di Segara Anakan, dapat ditemukan sekitar 30 spesies tumbuhan. Beberapa tumbuhan yang terdapat di hutan Mangrove di wilayah ini antara lain adal api-api (jenis avicenia yaitu : Avicenia Alba, Avecinia Marina, dan Avecenia Oficenalis), Bogem (Sconneratia Alba), bakau (ada dua macam yaitu Rizophora, Mucronata dan Rozophora Apiculata), tancang (Bruguirea sp), Nyirih (Xylocarpus Granatum), Nyuruh (Carberaodolam), nipah (Nypa Fructicans) dan lain-lain. Disamping itu juga masih termasuk tumbuh-tumbuhan Mangrove adalah jenis-jenis perdu seperti jrajon (Acanthus Ilicifolius), jrujon lanang (Acanthus Sp), krakas (Scripus Aurium), prepatan (Scripus Grossus), gadelan (Derris Heterophylla), wlingi (Fimbristttylis Feruginea) dan lain-lain. Sebagai ekosistem pasang surut, ekosistem hutan Mangrove akan didominasi air laut ketika air pasang, dan ketika air surut yang dominant adalah air tawar. Dengan demikian, komoditas hutan Mangrove mempunyai toleransi yang lebar terhadap perubahan salinitas.


Hutan Mangrove di Segara Anakan merupakan habitat dari berbagai satwa liar. Kalau kita berlayar dengan menggunakan jakung (perahu kecil) atau compreng (perahu yang berukuran lebih besar yang dapat mengangkut belasan orang penumpang) menyusuri kanal-kanal di sela-sela hutan Mangrove yang oleh masyarakat setempat disebut kali atau lorongan. Ditempat itu kita sering berjumpa dengan berbagai satwa liar. Monyet-monyet yang bergelantungan dipohon bogem atau api-api, lingsang yang dengan lincahnya menyelam dan mengapung dia ir tepian kanal, atau berbagai jenis burung seperti bangau, kunthul, cikakak, supiturang yang berbulu indah dan lain-lain dapat kita temui. 


Sementara itu, perairan yang ada dibawah hutan Mangrove dapat dikatakan merupakan ekosistem yang kaya akan berbagai jenis plangton dan komonitas benthik yang produktifitas hasil laut yang tinggi. Jenis-jenis pohon tertentu di hutan Mnagrove (misalnya pohon bakau) dengan bentuk akarnya yang khas dapat berfungsi sebagai rumpon yang merupakan tempat yang cocok untuk pemisahan satwa liar. Oleh sebab itulah oleh para ahli biologi perairan Segara Anakan dapat dikatakan sebagai daerah asuhan (nursery ground) misalnya untuk berbagai jenis ikan, udang dan kepiting. Segara Anakan yang mempunyai dua plawangan (pintu)yaitu plawawangan timur dan plawangan barat di kedua ujung Pulau Nusakambangan, membuat kawasan ini mempunyai hubungan perairan yang langsung dengan Samudera Hindia. Pada waktu yang lalu, saat kedalaman perairan Segara Anakan dan plawangan-plawangannya masih cukup dalam, ikan-ikan pengembara (migratory species) dari berbagai lautan, banyak yang singgah di Segara Anakan. Mereka bersama-sama ikan-ikan lokal yang lain dapat memperoleh makanan di Segara Anakan.

Akses ke Kampung Laut

1.Bisa menyewa kapal nelayan
2.Bisa dengan kapal reguler
3.Bisa melalui jalur darat tetapi baru 2 desa yang bisa dilalui jalur darat yaitu desa Ujunggagak dan Panikel  untuk melalui jalur darat bisa lewat Bantarsari Selatan kecamatan Kawunganten

Itu,tadi adalah sekilas tentang Kampung Laut yang ada di Cilacap.Bagaimana,berniat mengunjunginya?

"Indonesia itu Indah Jangan di Rumah Saja"